Sesudah penantian yang panjang, akhirnya keluar juga satu ijin atas nama Koperasi untuk penambangan awal Geubrina.
Iya, senang sih, tapi saya punya perasaan ceritanya bakalan masih panjang nih perjuangan.
Memasuki, tahap jenuh....
Ada staff, Nofriendi, menyelam sambil minum air. Sambil disuruh ngurusin masalah kita di sana, malah nyari2 tambang besi yang bisa supply temannya. Udah itu tidak merasa bersalah lagi?
Kemarin, satu staff ahli, Analiser Halawa, Msc., tiba-tiba berhenti. Mintanya mula-mula sampai akhir bulan Februari, tapi baru tanggal 20-an, sudah minta pulang. Minggu kemarin, Risdinal Haris, juga minta pulang mendadak, menjelang penantian keluarnya ijin, kemarin. Dengar2 sih ternyata ada agenda2 tertentu, juga. Wah wah wah.
Pulang ke Medan, ternyata Andi, penunggu kantor, juga sudah tidak masuk kerja. Hari ini, penjaga pintu, kecelakaan, ditabrak entah apa, tapi katanya tidak sadarkan diri.
Lengkaplah sudah, sekarang tinggal 4 orang. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang seperti di atas.
Tapi, dengan jumlah orang sedikit pun, kita bisa mencapai sesuatu yang besar, iya kan.
Minggu, 16 Maret 2008
Langganan:
Postingan (Atom)